PEMERINTAH KABUPATEN SEMARANG DINAS PERTANIAN PERIKANAN DAN PANGAN KABUPATEN SEMARANG ALAMAT KANTOR JALAN LETJEN SUPRAPTO NO.9 UNGARAN NO. TELPON.024-6924728 FAX.024-6921811

KEPALA DINAS

 

 

 

Login Form

  • Berdasarkan SOTK Perda Kab. Semarang Nomor : 2 Tahun 2011

  • 1. .KESONGO

    Kondisi Umum:

    Alamat Kantor Dusun Tapen Desa Kesongo Kecamatam Tuntang Kabupaten Semarang Telp. (0298) 340201

    - Lahan sawah 8000 m2

    - Luas pertanian khusus sawah di Kabupaten Semarang 24.406 Ha

    - Kebutuhan benih padi setahun 1.220,3Ton

    - Tersedianya alat – alat pertanian

    - Memiliki gedung laboratorium hama dan penyakit

    - Mempunyai gedung pertemuan yang ada di Kesongo dan Tegalwaton

    Tujuan :

    1. Meningkatkan produksi padi petani melalui penggunaan benih unggul dan bersertifikat

    2. Menyediakan benih padi unggul dan bersertifikat tani

    3. Mengoptimalkan penggunaan alat pertanian untuk digunakan petani

    4. *Mengelola laboratorium untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman

    Fasilitas & Alsinta Kantor :

    Ø Kantor dan Gedung Pertemuan

    Ø Gedung Prosesing Benih PADI

    Ø Gudang benih kapasitas 100.000 kg

    Ø Lantai Jemur

    Ø HAND TRACTOR

    Ø Gudang alsintan

    Ø Selo

    Ø Trolli

    Penunjang :

    Saluran Irigasi untuk mengaliri sawah produksi

     

     

    2. PAKOPEN

    1. Latar Belakang

    Pengalaman krisis multi dimensi beberapa tahun yang lalu dan bahkan saat ini belum pulih benar , memberi pengalaman tersendiri dalam pembangunan pertanian.tidak dapat dipungkiri bahwa sektor pertanian berperan cukup kokoh dalam sstem perekonomian nasional . Kenyataan menunjukkan bahwa saat krisis multidimensi sektor pertanian masih dapat tumbuh positif sedangkan lain sektor banyak yang negative pertunbuhannya.

    Walaupun demikian bukan berarti pembangunan sektor pertanian sudah mantap, karena msaih banyak masalah yang harus di carikan solusi. Oleh karena itu paradigma pembangunan perlu mengalami perubahan. Paradigma pembangunan pertanian yang hingga tahun 2000 cenderung berorientasi pada pertumbuhan produksi mengalami perubahan ke arah pembangunan yang lebih luas mulai dari hulu hingga hilir, tidak hanya on farm tetapi juga of farm melalui pendekatan agribisnis serta pemberdayaan petani.

    Oleh karena itu dalam pembangunan pertanian mendatang perlu mengintegrasikan : a) sub system penyedia prasarana b) sub sistem produksi c) sub sistem pengolahan dan pemasaran. Sesuai dengan Perda Nomor 7 Tahun 2005, dengan adanya UPTD pada Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Semarang yang umumnya berfungsi sebagai penyedia sarana prasarana pertanian tersebut dapat meningkat, sehingga sasaran pembangunan dapat tercapai

     

    1.1 Tujuan penyusunan rencana pengembangan UPTD

    Rencana pembangunan UPTD merupakan bagian dari Program Dinas yang secara khusus mengembangkan fungsinya yang mendukung Renstra Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Semarang.

    Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam perencanaan ini adalah :

    1. memberikan arah dalam pelaksanaan pengembangan UPTD kedepan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

    2. Mewujudkan sinkronisasi dukungan UPTD terhadap program pertanian 
    terutama pembangunan hortikultura

    3. Mempermudah penyusunan anggaran dan belanja UPTD tahunan.

    4. Mempermudah pengembangan teknologi spesifik lokasi dataran tinggi.

    5. Mendukung sinkronisasi pengembangan wilayah sekitar.

    6. Memudahkan pelaksanaan evaluasi dan penyesuaian kegiatan yang mungkin terus berkembang sesuai dengan lingkungan strategis.

    7. Mempermudah estimasi pendapatan usaha tahunan

     

    2. TUGAS DAN FUNGSI

    2.1 Tugas dan Fungsi

    • Sesuai dengan Kepres Nomor 8 tahun 2003 Unit Pelaksana Teknis Dinas ( UPTD ) adalah : bagian dari Dinas yang melaksanakan kegiatan khusus.

    • Berdasarkan perda Kabupaten Semarang Nomor 7 Tahun 2005 tentang Pembentukan Susunan Organisasi dan tata Kerja Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Semarang, dan Peraturan Bupati Nomor 1 Tahun 2005 tentang Pedoman Uraian Tugas Jabatan Strukturan Perangkat Daerah Kabupaten Semarang.

    • Dari rumusan tugas tersebut UPTD Pakopen menyelenggarakan fungsi :

    – Penyediaan bibit / benih hortikultura yang bermutu tinggi

    – Melaksanakan percobaan , penelitian dan pengijian bibit tanaman teknologi hortikultura

    – Melaksanakan penyediaan dan pengadaan bibit tanaman hortikultura

    – Melaksanakan pembinaan dan pengelolaan kebun bibit tanaman hortikultura

    – Melaksanakan usaha-usaha peningkatan PAD melalui penjualan bibit tanaman hortikultura

    – Melaksanakan kerja sama pengembanagan teknologi dan pemasaran bibit tanaman hortikultura

    – Membina petani sekitar UPTD dalam bidang hortikultura

    – Melaksanakan penyediaan pohon induk tanaman hortikultura Unggulan daerah dan penangkarannya

     

    2.2 Tujuan dan Sasaran

    1.Tujuan yang ingin dicapai dalam pembentukan UPTD Hortikultura Pakopen adalah :
    1. . Mewujudkan tersedianya benih / bibit hortikultura (buah,sayur dan bunga ) yang berkualitas
    2. .Mengembangkan tanaman hortikultura unggulan lokal
    3. . Unit produksi buah-buahan
    4. . Mengembangkan percontohan, kaji terap teknologi hortikultura
    6.Mendorong pemberdayaan sumber daya manusia hortikultura

     

    1. 3. PROSPEK PEMBANGUNAN HORTIKULTURA DI KABUPATEN SEMARANG

    Tujuan hortikultura sejak tahun 2000 mendapat perhatian yang lebih besar dalam pembangunan pertanian. Komoditas hortikultura diharapkan menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonominya yang besar serta permintaan pasar yang terus berkembang.

    Sumber daya alam Kabupaten Semarang yang berada pada agroekosistem beragam, ditumbuhi dengan ragam jenis dan varietas hortikultura, serta budaya masyarakat yang agraris sangat mendukung pengembangan hortikultura. walaupun demikan bukanlah berarti tidak ada hambatan dalam pengembangan hortikultura di Kabupaten Semarang. Masalah dapat timbul dari segi teknis, sosial maupun ekonomi. Walaupun ada peluang, namun kita perlu juga mengatasi masalah dan merubah tantangan untuk menjadi peluang.

     

    A. Fasilitas Sarana Prasarana

    UPTD Pakopen dahulunya adalah BPP Pakopen yang di bangun pada tahun 1994, dan mempunyailuas lahan 2,255 ha yang terdir dari :

    A. Sawah I : 1,250 ha ( di dalam komplek )

    Sawah II : 0,317 ha ( di luar komplek )

    B. Pekarangan : 0,500 ha

    C.Bangunan dan halaman : 0,188 ha, yang terdiri dari :

    • Gedung pertemuan dan kantor : 140 m2

    • Rumah Dinas : 48 m2

    • Gudang sarana ( 2 ruangan ) : 24 m2

    • Gudang ( I unit : 40 m2

    • Green house I : 48 m2

    • Green house 2 : 24 m2

    • Screen house (2 unit ) @ 60 m : 120 m2

    • Rumah lindung ( 2 unit ) @ 120 m : 240 M2

    • Gasebo/ Eks Tempat pupuk kandang : 12 M2

    • Halaman

    – Paving block : 450 m2

    • Kolam / Bak penampung air : 12 M2

     

    B. Pengelolaan lahan dan tanaman

    • Lahan yang ada dapat di golongkan menjadi:

    1. Lahan dengan vegetasi tetap.

    – Tanaman salak

    • Sawah : 0,317 ha, umur < 1 tahun : 1000 btg

    • Pekarangan : 0,250 ha, umur 2-5 tahun : 500 btg

    – Tanaman jeruk + kelengkeng

    • Jeruk umur 3,5 th : 275 btg

    • Kelengkeng : 20 btg

    2. Lahan yang bisa diolah setiap saat : 1,250 ha

    • Digunakan untuk budidaya :

    • Sayuran : Kacang panjang, boncis , sawi, ketela rambat , padi dan sebagainya.

     

    C. Pengelolaan lahan/Green House

    Green House 1 luas :48 m telah terisi Antaurium dan tanaman hias daun ( lady Valentine, Freed Of Sumatra , Blak Kardinal, Melonii dan Dona Karmen

    Green House 2 luas : 24 m telah terisi tanaman hias bunga yaitu Euporbia, bibit Dona karmen dan jenis lainnya

    D. Pengelolaan lahan dan tanaman Induk Jeruk Bebas Virus :

    Luas Screen house : 120 M2 telah ditanami induk tanaman jeruk yang bekerja sama dengan Balitjestro Tlekung Malang yaitu jeruk yang bebas virus CVPD. jumlah induk tanaman jeruk : 400 batang dengan kemampuan menghasilkan : 10.000 mata tempel / tahun.

    Dengan adanya program pengembangan jeruk di Kabupaten Semarang maka kegiatan ini perlu didukung penyediaan bibit bebas virus dari UPTD Pakopen.

    E. Pengelolaan sarana

    Sarana prasarana yang tersedia dan dapat dimanfaatkan saat ini adalah gedung pertemuan UPTD. Gedung pertemuan yang berkapasitas 40 orang ini dimanfaatkan untuk : pertemuan-pertemuan Dinas / PPL atau pelatihan petani.

     

    Penutup

    Pakopen merupakan unit pelaksana teknis yang baru , dan dalam operasionalisasi serta usahanya terkait dengan stake holder yang lain. Oleh karena itu koordinasi dan bimbingan dari Dinas perlu dilaksanakan secara teratur dan kesinambungan.

    Rencana yang telah disusun ini didasarkan pada potensi UPTD yang ada sekarang dan antisipasi kedepan dalam pemanfaatan peluang yang ada sejalan dengan perkembangan program pembangunan hortikultura di Kabupaten Semarang khususnya. oleh sebab itu manfaat UPTD dan produk-produknya diharapkan tidak hanya memenuhi permintaan / kebutuhan Kabupaten Semarang saja tetapi diharapkan dapat mendukung daerah sekitar , Regional maupun Nasional.

KONTAK KAMI

Jl. Letjen Suprapto No.9 Ungaran

Telp. (024) 6921811, 6924728 

Kalendar

October 2017
S M T W T F S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31 1 2 3 4

EVEN DISTANBUNHUT

No events

LINK EKSTERNAL

 

Sirup Kab Semarang